YA ALLAH,,SAYA MENANGIS DAN MALU SEKALI SETELAH MEMBACA KISAH NYATA INI !!!TOLONG DISHARE AGAR ARTICEL INI BERMANFAAT BAGI UMAT MUSLIM DAN MUSLIMAH>>>

Teguran, Saya menangis dan malu
baca narasi ini. . Bilamana artikel ini di rasa bermanfaat untuk Beberapa Sahabat? Jadi Sebarkanlah dgn langkah click tombol “share/berikan” di bawah catatan ini.




Ya Allah, Saya Menangis dan Malu Sekali Membaca Cerita Riil ini
Sumber : google. com
Seorang pedagang hewan qurban bercerita tentang pengalamannya : Seorang ibu datang memerhatikan dagangan saya. Diliat dari penampilannya kelihatannya akan tidak dapat beli.
Namun tetap saya cobalah hampiri dan tawarkan padanya, “Silahkan bu…”, lalu ibu itu menunjuk satu diantara kambing termurah sembari bertanya, ”kalau yang itu berapa Pak? ”.

“Yang itu 700 ribu bu, ” jawab saya. “Harga pasnya berapakah? ”, Bertanya kembali si Ibuu. “600 deh, harga segitu untung saya kecil, namun biarlah……. “Tapi, duit saya cuma 500 ribu, bisa pak? ”, pintanya.
Waduh, saya bingung, karenanya harga modalnya, akhirnya saya berembug dengan rekan hingga akhirnya ditetapkan diberikan saja dengan harga itu pada ibu itu.

Sayapun mengantar hewan qurban itu hingga kerumahnya, demikian tiba dirumahnya, “Astaghfirullah……,


Allahu Akbar…, terasa menggigil semua tubuh karena lihat kondisi tempat tinggal ibu itu.
Rupanya ibu itu cuma tinggal bertiga, dengan ibunya dan puteranya di rumah gubug berlantai tanah itu. Saya tak lihat tempat tidur kasur, kursi ruangan tamu, apalagi perlengkapan elegan atau banyak barang elektronik,. Yang tampak cuma dipan kayu beralaskan tikar dan bantal


lusuh.

Di atas dipan, tertidur seorang nenek tua kurus. “Mak….. bangun mak, nih saksikan saya bawa apa? ”, kata ibu itu pada nenek yg tengah rebahan hingga akhirnya terbangun. “Mak, saya telah belikan emak kambing buat qurban, kelak kita antar ke Masjid ya mak…. ”, kata ibu itu dengan penuh keceriaan.
Si nenek begitu terkaget walau terlihat bahagia, sambil mengelus-elus kambing, nenek itu berucap, “Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga bila emak ingin berqurban”.

“Nih Pak, uangnya, maaf ya bila saya nawarnya kemurahan, lantaran saya cuma tukang bersihkan di kampung sini, saya berniat mengumpulkan duit untuk beli kambing yang bakal diniatkan buat qurban atas nama ibu saya…. ”, kata ibu itu

Kaki ini bergetar, dada merasa sesak, sembari menahan tetes air mata, saya berdoa, “Ya Allah…, Ampuni dosa hamba, hamba malu bertemu dengan hamba-Mu yang tentu lebih mulia ini, seorang yang miskin harta tetapi kekayaan Imannya begitu luar biasa”.

“Pak, ini biaya kendaraannya…”, panggil ibu itu, ”sudah bu, biar biaya kendaraanya saya yang bayar’, kata saya.
Saya cepat pergi sebelum ibu itu tahu bila mata ini telah basah karena tidak mampu memperoleh teguran dari Allah yang telah mempertemukan dengan hambaNya yang dengan kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin memuliakan orang tuanya…….

Untuk mulia ternyata tak perlu harta berlimpah, jabatan tinggi terlebih kekuasaan, kita dapat belajar keikhlasan dari ibu itu untuk meraih kemuliaan hidup.

Berapa banyak di antara kita yang diberi kecukupan penghasilan, tetapi masihlah saja ada kengganan untuk berkurban, walau sebenarnya kemungkinan harga handphone, arloji, tas, ataupun aksesoris yg melekat di badan kita harga nya jauh lebih mahal dibanding seekor hewan qurban. Tetapi senantiasa kita sembunyi di balik kata tak dapat atau tak dianggarkan.

http://berdakw4h.blogspot.co.id/2016/03/ya-allah-saya-menangis-dan-malu-sekali.html

0 Response to "YA ALLAH,,SAYA MENANGIS DAN MALU SEKALI SETELAH MEMBACA KISAH NYATA INI !!!TOLONG DISHARE AGAR ARTICEL INI BERMANFAAT BAGI UMAT MUSLIM DAN MUSLIMAH>>>"

Posting Komentar