SUBHANALLAH TERNYATA....AHLI MAKSIAT LEBIH MULIA DARI PADA AHLI BERIBADAH!!! KOK BISA ? YOK COBA DI BACA.


Seseorang tokoh sufi dari Mesir, Syeikh Ibnu Atha’illah As-Sakandary menyampaikan kalau “Maksiat yang membuat sikap hina dina dihadapan Allah SWT itu tambah baik daripada ketaatan pada Allah SWT yang membuat sikap terasa lebih mulia dan sombong. ” Sebesar apapun dosa dan kejahatan yang diperbuat seorang, bila lalu dia bertobat jadi Allah SWT bakal membukakan pintu ampunan dan menyongsong dengan kegembiraan yang Maha dahsyat. Seperti yang diceritakan di bawah ini.

Pakar Maksiat Lebih Mulia Daripada Pakar Beribadah, Eits.. Baca Dahulu Sebelum akan Komentar



Yakni seseorang yang dijuluki Khali’ yaitu seseorang pemuda yang sukai berbuat kejahatan besar. Disuatu saat ia berjumpa dengan seseorang ‘abid, yakni seseorang yang taat melaksanakan ibadah dari golongan Bani Israil. Lantas si khali’ berkata, “Aku yakni seseorang pendosa yang sukai berbuat kejahatan, sesaat orang itu yakni seseorang ‘abid, baiknya saya duduk disampingnya, dan Mudah-mudahan Allah memberi rahmat-Nya kepadaku dan memaafkan dosaku. ”



Lalu si khali’ duduk selain si ‘abid. “Aku yakni seseorang yang taat melaksanakan ibadah, sesaat pria ini yakni seseorang yang sangat sukai berbuat kejahatan, pantaskah saya duduk bersebelahan dengannya? ” gumam si ‘abid. Dan mendadak si ‘abid memaki serta menendang si khali’ sampai jatuh tersungkur.



Lantas Allah SWT turunkan wahyu pada Nabi Muhammad SAW tentang momen ini. “Perintahkanlah pada ke-2 orang ini yaitu ‘abid dan khali’ untuk perbanyak amal mereka. Sebenarnya Saya betul-betul telah mengampuni dosa-dosa khali’ dan meniadakan semuanya amal beribadah ‘abid. ”




Dengan hal tersebut semuanya dosa-dosa yang pernah diperbuat oleh si pakar maksiat jadi terhapuskan lantaran ia terasa takut pada Allah SWT atas semuanya dosa yang sudah dikerjakannya, sesaat Allah SWT



menghapuskan semuanya amal beribadah yang sudah ditangani oleh si pakar beribadah lantaran sifatnya yang sombong dan terasa dianya lebih mulia dibanding si pakar maksiat.


Kenapa sekian? Lantaran sebenarnya ada dosa yang jauh semakin besar dibanding berbuat maksiat, yaitu dosanya beberapa orang yang terasa mengagumi akan sendiri. Rasulullah SAW bersabda :

 “Jika kalian tak pernah lakukan dosa, pasti sebenarnya yang paling ditakutkan pada kalian yakni yang tambah lebih dahsyat yaitu ‘ujub (terasa mengagumi akan sendiri). ” (HR. Imam Ahmad)



Cerita diatas semestinya jadi pelajaran untuk kita semuanya. Kerapkali nampak rasa bangga pada sendiri atas semua amal beribadah yang telah ditangani. Walau sebenarnya yang sekian itu jadi percuma lantaran rasa bangga itu bikin diri terasa lebih mulia dan menghujat serta menghakimi orang lain.



Perasaan hina dina dan sikap rendah diri lantaran telah lakukan perbuatan maksiat yang menempel pada diri yaitu karakter seseorang hamba (ubudiyah). Sesaat perasaan Maha Mulia dan Maha Besar yaitu karakter Tuhan (Rubibiyah). Lantaran sifatnya yang rendah diri dikarenakan tindakannya yang telah berbuat maksiat lantas dia bertobat dan tidak mengulangi kekeliruan yaitu karakter yang tambah baik.



Kesombongan walau tidak dinyatakan dalam perbuatan dan kalimat, namun bisa dirasa di dalam hati. Dan ini lebih membahayakan lantaran dapat menumbuhkan beragam jenis karakter yang mengakibatkan rasa pongah. Dalam melaksanakan ibadah cuma diperuntukkan pada Allah SWT, seseorang ‘abid yang bertakwa sebaiknya waspada pada ibadahnya sendiri.



Sebagai seseorang muslim yang beriman dan ikuti jejak nabi Muhammad SAW tidaklah diijinkan untuk jadi shaleh sendiri. Ia semestinya menuntun manusia yang telah lakukan kemaksiatan untuk kembali pada jalan yang benar dan bertobat memohon pengampunan pada Allah SWT, agar hidup lebih tenang dan damai.


sumber : https :// palingyunik. blogspot. co. id

0 Response to " SUBHANALLAH TERNYATA....AHLI MAKSIAT LEBIH MULIA DARI PADA AHLI BERIBADAH!!! KOK BISA ? YOK COBA DI BACA."

Posting Komentar