Posisi meja serta kursi tempat belajar Yuyun, Siswi SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, yang tewas mengenaskan di tangan 14 pemuda, sampai kini masih terlihat kosong.
Meja serta kursi tempat belajar Yuyun tepat berada di dekat pintu masuk kelas I sekolah itu, atau di kiri depan.
Posisi ini cukup menggambarkan bahwa Yuyun adalah siswi yang rajin serta berprestasi.
Meja dan kursi itu sudah diganti pihak sekolah.
Sebab, meja serta kursi yang kerap dipakai Yuyun, menurut teman sekelas Yuyun, secara aneh selalu basah setelah jasad Yuyun ditemukan tewas mengenaskan di dasar jurang.
Hingga kini, kursi itu masih terlihat kosong.
Tak ada satu pun siswa yang menduduki kursi Yuyun itu.
Seseorang sahabat Yuyun, Rm, mengatakan bahwa kursi itu dibiarkan kosong bukan karena siswa takut menempatinya.
Tapi, para siswa menghormati Yuyun.
" Biarkan posisi belajar Yuyun kosong, agar kami ingat kalau Yuyun sebenarnya masih tetap bersama kami, dia kawan kami yang baik, " kata Rm.
Rm menceritakan penyesalannya tak dapat mengantar pulang Yuyun waktu kejadian itu.
Ia menyampaikan, waktu itu Yuyun bersikukuh minta diantar pulang oleh Rm mengunakan motor milik Rm.
Rm bersedia mengantar Yuyun. Namun, kata dia, mendadak motor punya Rm rusak sehingga tidak dapat mengantar Yuyun.
" Motor saya rusak, hingga saya tak bisa antar dia, " kata Rm mengenang saat itu.
Kemudian, Rm tidak dapat lagi bermain dan belajar bersama Yuyun.
" Rumah saya memang tak searah dengan rumah Yuyun, berbeda arah, jadi waktu itu ia pulang sendiri, " kata Rm.
Sementara itu, ibunda Yuyun, mengatakan saat itu sebenarnya ada guru yang akan mengantar pulang Yuyun.
Namun kata dia, Yuyun menolak tawaran ibu gurunya itu.
" Yuyun biasanya pulang diantar guru, kawan sekelasnya, atau saudara lelaki kembarnya Yy, tetapi hari itu ia terpaksa pulang sendiri dan melewati jalan sepi lalu dicegat 14 pemuda itu, " kata ibu Yn.
Yuyun anak yang cerdas dan ramah
Yuyun, siswi SMP di Bengkulu yang tewas diperkosa 14 pria, di kenal sebagai sosok yang cerdas dan ramah.
Hal itu berdasarkan pengakuan guru Yuyun, Teguh, seperti ditulis laman media Morning Ledger, Rabu (4/5/2016).
Diluar itu, menurut Teguh, muridnya itu merupakan anak yang periang serta senantiasa mendapatkan ranking di kelasnya.
" Kami mengharapkan masalah ini bisa diselesaikan. Kami juga berdoa supaya arwah Yuyun diterima di sisi Allah dan keluarganya diberikan ketabahan dalam menempuh cobaan ini, " tutur Teguh.
" Kami yakin ada hikmah dibalik peristiwa ini, " tambah Teguh.
Sementara itu, ayah Yuyun, Yana, merasa perasaannya luar biasa hancur waktu mendengar peristiwa itu.
Yana tak menyangka putri kesayangannya itu akan bernasib tragis seperti ini.
Sedangkan, Yayan, yang merupakan saudara kembar dari Yuyun, merasa terpukul dengan momen itu.
Dia merasa trauma dengan kebrutalan yang dialami oleh kembarannya tersebut .
Hingga saat ini diketahui jajaran kepolisian setempat telah menangkap 12 dari 14 pelaku yang memperkosa dan menghabisi nyawa Yuyun.
Sementara, dua lainnya masih buron.
0 Response to "Meja dan Kursi Belajar Yuyun di Sekolah Selalu Basah Usai Jasadnya Ditemukan???( silahkan di baca)"
Posting Komentar